MANIFESTASI KERAJAAN

Membawa Kerajaan Tuhan ke Dunia ini

Injil menuntut orang Kristen untuk mengantarkan Kerajaan Allah ke dunia ini, bukan dengan ideologi politik, tetapi dengan transformasi diri setiap individu Kristen.

Perintah untuk mengantar Kerajaan Allah ini bukan tentang netralitas dalam menghadapi kejahatan, tetapi pengakuan bahwa Gereja hanyalah Gereja, ketika dia ada untuk orang lain. Gereja harus kebal dari segala kemungkinan untuk mengubah pesan Kristus menjadi apa pun yang mengurangi fokus pada Yang Tersalib, karena kemuliaannya, sebagai Gereja, ada di dalam Kristus yang Tersalib.

“Jika Anda tidak dapat menemukan Kristus di dalam pengemis di pintu Gereja, Anda tidak akan menemukan Dia di dalam Piala.”
– Js. Yohanes Krisostomus

Ortodoksi adalah inkarnasi keindahan, sedangkan ekstremisme politik tidak memiliki puisi dan seni. Ekstremisme politik menghancurkan keindahan, sementara Gereja mewujudkan esensi keindahan. Gereja tidak boleh menyerah pada ideologi politik apa pun karena ia harus selalu berdiri di pihak masyarakat yang paling lemah dan paling miskin. Ketika Gereja menyelaraskan dirinya dengan satu kubu atau lainnya, dia berada dalam bahaya diserap ke dalam ideologi duniawi yang mengaburkan visinya yang indah. Baik bentuk pemerintahan yang demokratis, maupun sosialistik, atau monarki, tidak diperlukan bagi Gereja untuk berkembang, jika Gereja berkomitmen untuk menghidupi panggilan alkitabiahnya untuk menunjuk kepada Kristus Yesus, Juruselamat dan Penebus dunia.

Manifestasi Kerajaan Allah tidak dapat dibawa ke dunia ini dengan gerakan politik apa pun, atau dengan kekuatan senjata, tetapi dengan mengubah hati pria dan wanita di mana-mana. Hanya ketika Kristus dinyatakan dalam umat-Nya, Kerajaan akan berakar, dan perdamaian dan keadilan memerintah di dunia ini. Kegelapan tidak dapat diatasi oleh gerakan politik apa pun, tetapi hanya dengan pengenalan terang, Terang Kristus.

Dengan kasih di dalam Kristus,
Kepala Biara Tryphon

Satu pemikiran pada “MANIFESTASI KERAJAAN

  1. Kekristenan ada dan hadir di dalam dunia ini bukan karena hasil olah pikir filsafat manusia. Kekristenan hadir karena kehendak Allah dalam inkarnasi Sang Firman Allah menjadi manusia Kristus Yesus, orang Nazareth. Kekristenan datang dari atas, dari Sorga. Kerendahan hati Hikmat Ilahi yang mengalahkan hikmat manusia yang penuh dengan kepalsuan. Tuhan kasihanilah☦

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.