SENIN DARI MINGGU ANAK HILANG

RENUNGAN SETIAP HARI DARI FIRMAN ALLAH MENURUT BACAAN GEREJA ORTHODOX

Oleh: Janasuci Theophan Sang Penyendiri

Penterjemah: Arkhimandrit Daniel B.D.Byantoro

I Yohanes 2: 18-3:10; Markus 11: 1-11

Kemarin perumpamaan mengenai Anak Hilang mengundang kita untuk kembali dari pemborosan kepada jalan yang baik. Sekarang Rasul Yohanes mengilhami kita untuk jalan yang baik, atau kesucian ini, dengan memberikan kita jaminan bahwa jika kita melakukan hal ini, maka jika Sang Kristus menampakkan diri kita akan menjadi seperti Dia (I Yohanes 3:2).

Apakah yang dapat dibandingkan dengan derajat diri yang sedemikian itu? Aku berpikir bahwa pada saat mendengarkan hal ini, engkau akan dipenuhi dengan suatu keinginan untuk mencapai kesucian ini bagi dirimu sendiri. Ini adalah suatu hal yang baik dan paling perlu! Jangan tinggalkan usaha yang melaluinya hal itu dicapai.

Bacalah lebih lanjut: _”Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci” ( I Yohanes 3:3)._

Adakah sesuatu di dalam diri yang membutuhkan penyucian/pengudusan? Tentu saja – bukan hanya jumlah sedikit saja yang akan ditemukan. Bergegas-gegaslah: karena di mana Tuhan berada, tak ada sesuatupun yang menajiskan akan masuk kedalamnya (bdk.Wahyu 21:27).

Jangan kamu terkejut dengan kesulitan mengenai hal ini. Tuhan sendiri akan menjadi Penolongmu dalam segala hal. Sekadar inginilah kesucian itu dengan sepenuh hati dan berbaliklah kepada Tuhan bagi pertolonganNya yang sangat dibutuhkan itu.

KuasaNya yang dipenuhi kasih-karunia/ rahmat akan muncul dengan usahamu itu, maka segala sesuatunya akan berjalan secara mudah dan dengan berhasil.

Karena tidak ada dosa yang akan dapat mengalahkan belas-kasihan Allah, demikian pula tidak ada kenajisan moral yang dapat menolak kuasa yang dipenuhi kasih-karunia yang membakarnya itu. Hanya dari pihakmu, biarlah ada rasa kurang berkeinginan bagi kenajisan ini, dan berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk mengusirnya keluar, serta permohonanmu dalam iman kepada Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *