Sinergi GOI dan Pemerintah dalam Menguatkan Moderasi Beragama di Indonesia

Balikpapan, 13 Desember 2023 – Dalam sebuah langkah progresif untuk menguatkan nilai-nilai moderasi beragama di Indonesia, Gereja Orthodox Indonesia (GOI) berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Acara ini, yang merupakan bagian dari upaya pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden No. 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama , menandai titik balik penting dalam dialog keagamaan nasional.

Wakil Sekretaris Umum GOI, Sdr. Agaphios Hideo Gunawan, menghadiri kegiatan ini di Balikpapan dan Ibukota Nusantara, menggarisbawahi pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai dasar untuk keutuhan dan peningkatan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara. Perpres No. 58 Tahun 2023, yang diundangkan pada 25 September 2023, memberikan kerangka kerja yang jelas untuk implementasi nilai-nilai moderasi dalam praktik beragama.

Empat Indikator dan Tujuh Esensi Moderasi Beragama

Perpres ini mendefinisikan moderasi beragama sebagai cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang adil, berimbang, dan menaati Pancasila dan UUD 1945. Empat indikator utama – komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan tradisi – menjadi tolok ukur keberhasilannya. Selain itu, tujuh esensi yang mencakup keselamatan jiwa, keadaban mulia, harkat martabat kemanusiaan, nilai moderasi, perdamaian, kemajemukan, dan kebebasan, menjadi dasar dalam menerapkan moderasi beragama.

Strategi dan Program Penguatan Moderasi Beragama

Perpres ini juga menetapkan strategi penguatan moderasi beragama, termasuk pengelolaan rumah ibadat, dialog lintas agama, peningkatan kualitas pelayanan keagamaan, dan pengembangan ekonomi sumber daya keagamaan. Kementerian dan lembaga pemerintah, bersama dengan Pemerintah Daerah, diamanahkan untuk melaksanakan berbagai program dalam kerangka ini.

Acara sosialisasi ini juga bagian dari Roadshow Natal Nasional, yang akan mencapai puncaknya di Surabaya pada tanggal 27 Desember 2023. Kegiatan ini menunjukkan komitmen GOI dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang toleran, harmonis, dan beradab, melalui penerapan moderasi beragama.

Menuju Masa Depan yang Lebih Harmonis


Inisiatif ini menandakan langkah penting dalam membangun Indonesia yang lebih damai dan toleran. Sinergi antara GOI dan pemerintah mencerminkan upaya bersama dalam menguatkan pondasi keagamaan dan sosial bangsa sejalan dengan prinsip dan nilai luhur yang telah menjadi dasar negara.
Di sini, penting untuk memahami bahwa moderasi beragama tidak dilihat dalam konteks pelunturan akidah atau bahkan dalam pemikiran sinkretisme agama-agama. Sebaliknya, moderasi ini lebih terarah pada penolakan terhadap tindakan ekstrem yang dapat memecah persatuan dalam bermasyarakat. Ini berarti bahwa sementara berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar keagamaan, moderasi mendorong dialog yang konstruktif dan menghormati perbedaan, memastikan bahwa keanekaragaman tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun persatuan dan kesatuan sosial.

Oleh : Irene W.W (13 Desember 2023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *