Medan — Gereja Orthodox Indonesia (GOI) pada Jumat, 12 Desember 2025, melaksanakan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, H. Riswan Gajah, S.Ag., M.M. Pertemuan ini diwakili oleh Romo Theofilus Marolop Siallagan, imam yang melayani komunitas Orthodox di wilayah Medan dan sekitarnya. Audiensi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat komunikasi, memperkenalkan kehidupan bergereja Orthodox, serta membangun hubungan yang lebih erat dengan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, GOI menyampaikan bahwa komunitas Orthodox di Sumatera Utara terus berkembang dan membutuhkan ruang koordinasi yang konstruktif dengan lembaga pemerintah. Kehadiran Romo Theofilus membawa pesan bahwa GOI ingin hadir secara terbuka, ikut berkontribusi dalam kehidupan sosial, dan tetap sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Seperti diketahui, lembaga GOI adalah salah satu lembaga Gereja Aras Nasional yang merupakan anggota Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI). GOI juga ikut terlibat pada saat deklarasi berdirinya cikal bakal FUKRI di Manado. Demikian GOI adalah lembaga yang sejajar dengan lembaga-lembaga KWI Katolik, PGI Protestanisme, GMAHK Advent, PGPI Pantekosta, Bala Keselamatan, dan lainnya, di dalam pembinaan Ditjen-ditjen Bimas Kristen dan Katolik.
Audiensi berlangsung dalam suasana yang positif dan saling menghargai. GOI memandang bahwa dialog dengan Kemenag memiliki peran penting dalam menegaskan keberadaan komunitas Orthodox serta memastikan bahwa pelayanan keagamaan dapat berjalan dengan baik dan sesuai peraturan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, GOI menekankan komitmennya dalam memperkuat moderasi beragama, partisipasi sosial, dan kerja sama lintas lembaga.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Dairi menyambut baik kehadiran perwakilan GOI serta memberikan apresiasi terhadap upaya gereja dalam membina komunitasnya secara sehat dan damai. Dukungan terhadap ruang dialog dan koordinasi menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap berbagai elemen keagamaan.
Audiensi ini meneguhkan harapan akan terbangunnya sinergi yang lebih kuat, baik dalam pembinaan umat maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal bagi kerja sama yang lebih terarah dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Sumatra Utara.
Melalui audiensi ini, GOI menegaskan kembali komitmennya sebagai gereja yang bersifat dialogis, membangun, dan hadir untuk memperkuat harmoni serta persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

















































Leave a Reply